Bengkulu merupakan salah satu provinsi yang ada di pulau sumatera, tepatnya di bagian barat daya pulau sumatera. Di provinsi yang masih kental dengan budaya leluhur ini, terdapat berbagai jenis alat musik tradisional bengkulu. Lantas, bagaimana dengan alat musik tradisional dari bengkulu? Berikut penjelasannya.

Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu

Alat Musik Ceger

Alat musik tradisional bengkulu yang pertama disebut ceger. Jenis alat musik ini terbuat dari kuningan. Ceger ini dibuat dengan bentuk bulat pipih. Alat musik cegerdimainkan dengan cara dipukul menggunakan telapak tangan. Biasanya ceger dimainkan sebagai pelengkap alat musik kromong suku lembak, di bengkulu.

Alat Musik Doll Atau Doli

Salah satu alat musik tradisional bengkulu adalah boneka. Beberapa orang mengenalnya sebagai doli. Jenis alat musik ini cukup terkenal dan banyak dimainkan di beberapa pertunjukan kesenian khas bengkulu. Alat musik boneka tergolong alat musik yang unik, karena berbentuk seperti gendang dengan variasi warna yang cerah dan mencolok.

Bentuknya menyerupai gendang yang terbuat dari kulit sapi dengan berbagai ukuran. Untuk boneka terbesar mencapai 70 cm dengan tinggi 80 cm. Jenis alat musik ini adalah sejenis kendang yang biasanya dipukul dengan sepasang pemukul khusus

Alat Musik Kelintang / Kulintang

Alat musik tradisional bengkulu selanjutnya adalah kelintang. Ada juga yang menyebutnya dengan nama kulintang. Jenis alat musik ini terdiri dari beberapa baris gong kecil yang ditempatkan dalam wadah kayu. Kelintang terdiri dari minimal 4 bonang yang berada di dalam rak kayu yang dilengkapi dengan alat pemukul khusus.

Asal muasal alat musik kelintang ini berasal dari daerah rejang lebong, masyarakat setempat biasa memainkan alat musik tradisional bengkulu sebagai pengiring tari andum, upacara pernikahan adat, dan benih dundang atau penaburan benih. Kesenian kulintang khas bengkulu ini dimainkan bersamaan dengan alat musik lainnya, seperti gong dan alat musik modern lainnya.

Alat Musik Gambus

Alat musik tradisional bengkulu selanjutnya adalah alat musik gambus. Alat musik gambus ini terbuat dari kayu dengan bentuk menyerupai gitar dengan punggung cembung. Bagian belakang gambus khas bengkulu diberi senar sembilan senar yang diikatkan pada penampang melintang di ujung gagangnya, dan lubang suara yang terdiri dari tiga buah.

Alat musik gambus ini termasuk dalam kesenian etnis melayu. Alat musik tradisional ini dimainkan sebagai pengiring lagu senandung, yaitu dengan memainkan senar gambus. Sebenarnya asal usul gambus adalah alat musik petik seperti mandolin yang berasal dari timur tengah. Biasanya gambus diberikan minimal 3 senar dan maksimal 12 senar.

Alat Musik Gendang Panjang

Alat musik tradisional bengkulu selanjutnya adalah gendang panjang. Alat musik gendang ini memang dibuat seperti gendang pada umumnya yaitu dari kulit binatang dan rotan. Gendang panjang ini berbentuk silinder dengan kepala ganda. Cara memainkan alat musik kendang panjang ini biasanya bersamaan dengan alat musik tradisional bengkulu lainnya.

Gendang panjang biasanya dimainkan saat perayaan tradisional, seperti pernikahan atau penyambutan tamu. Alat musik yang dihasilkan oleh gendang panjang berasal dari telapak tangan yang mengatur ritme dan irama musik. Cara pukulan pemain gendang juga ditentukan baik tidaknya irama yang dihasilkan dari seni musik ini. Ditambah lagi gendang ini memiliki ukuran sisi yang berbeda.

Alat Musik Redap

Redap adalah salah satu alat musik tradisional bengkulu. Jenis alat musik ini dibuat sama seperti gendang, yaitu terbuat dari kayu, rotan dan kulit binatang. Alat musik ini memiliki bentuk seperti rebana dan termasuk alat musik kuno karena keberadaannya lebih lama dari pada alat musik boneka khas bengkulu. Cara memainkan redap adalah dengan dipukul di permukaan kulit. Redap dimainkan bersamaan dengan alat musik tradisional bengkulu lainnya, yaitu serunai dan gendang panjang.

Demikian ulasan tentang Beberapa Contoh Alat Musik Tradisional Dari Bengkulu, semog bermanfaat.

0 Shares:
Leave a Reply

Your email address will not be published.

You May Also Like